Keunggulan lokasi berperan penting terhadap kegiatan ekonomi, transportasi, dan komunikasi masyarakat Indonesia. Berbagai keunggulan yang dimiliki bangsa Indonesia juga menjadi salah satu pendorong bangsa-bangsa asing untuk datang ke Indonesia. Bukan hanya bangsa-bangsa Asia, tetapi bangsa-bangsa Eropa yang letaknya ribuan kilometer dari Indonesia tertarik dan berdatangan ke Indonesia.
Kedatangan bangsa asing ke Indonesia sempat merugikan bangsa Indonesia, mereka menguasai Indonesia pada masa kolonialisme dan imperialism melahirkan dampak-dampak negatif bagi bangsa Indonesia. Mengapa bangsa-bangsa Barat tertarik dengan kekayaan Indonesia? Faktor apa saja yang mendorong kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia? Berikut ini ulasannya.
Beberapa daya tarik dan faktor pendorong bangsa Barat ke Indonesia antara lain sebagai berikut.
a. Daya Tarik Indonesia bagi Bangsa-Bangsa Barat
Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah terutama jenis rempah-rempah. Berbagai komoditas perdagangan yang dihasilkan bangsa Indonesia itulah yang menjadi incaran bangsa-bangsa Barat. Berbagai hasil bumi Indonesia tidak hanya menjadi konsumsi bangsa-bangsa Asia, tetapi juga menjadi salah satu incaran bangsa-bangsa Barat.
Mengapa bangsa-bangsa Barat sangat membutuhkan rempah-rempah? Indonesia dan bangsa-bangsa di Eropa memiliki perbedaan kondisi alam.Lokasi memengaruhi perbedaan iklim dan kondisi tanah di Indonesia dan Eropa. Hal ini mengakibatkan hasil bumi yang diperoleh juga berbeda.
Bangsa Indonesia harus senantiasa bersyukur karena dianugerahi Tuhan Yang Maha Esa hidup di daerah tropis yang subur.Bangsa-bangsa Barat membutuhkan rempah-rempah karena mereka sangat membutuhkan, sementara persediaan di Eropa sangat terbatas.
Rempah-rempah bagi bangsa-bangsa Eropa dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, bumbu masakan, dan obat-obatan. Negara-negara tropis seperti Indonesia kaya akan rempah-rempah sehingga bangsa-bangsa Barat berusaha memperolehnya.
b. Motivasi 3G (Gold, Gospel, dan Glory)
Gold, Gospel, Glory merupakan motivasi Bangsa-bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra. Terkenal dengan semboyan 3G karena memang semboyan tersebut berawalan dengan huruf “G”, yakni Gold, Glory, dan Gospel.
Apa yang dimaksud dengan Gold, Glory, dan Gospel?
Gold artinya emas, yang identik dengan kekayaan. Semboyan ini menggambarkan bahwa tujuan bangsa Barat ke Indonesia adalah untuk mencari kekayaan. Itulah yang membuat mereka melakukan ekspedisi dan penjelajahan. Glory bermakna kejayaan bangsa. Kejayaan diperoleh dengan cara menguasai atau menjajah negara lain. Gospel adalah keinginan bangsa Barat untuk menyebarluaskan atau mengajarkan agama Nasrani khususnya agama Kristen ke bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.
c. Revolusi Industri
Revolusi industri merupakan salah satu pendorong imperialisme modern. Sudah sangat lama bangsa-bangsa Eropa mengetahui Nusantara (Indonesia) sebagai sumber rempah-rempah. Revolusi Industri yang terjadi sekitar tahun 1750-1850 merupakan salah satu pendorong kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia.
Yang dimaksud Revolusi Industri adalah pergantian atau perubahan secara menyeluruh dalam memproduksi barang dari sebelumnya menggunakan tenaga manusia dan hewan menjadi tenaga mesin.
Penggunaan mesin dalam industri menjadikan produksi lebih efisien, ongkos produksi dapat ditekan, serta barang dapat diproduksi dalam jumlah besar dan cepat. Berkembangnya revolusi industri menyebabkan bangsa-bangsa Barat memerlukan bahan baku yang lebih banyak, dan daerah pemasaran untuk menjual hasil-hasil industrinya.
Pengaruh Revolusi Industri yang sangat terasa adalah:
1. Penemuan mesin uap, yang dapat dijadikan mesin penggerak perahu merupakan teknologi baru pada masa tersebut. Perahu dengan mesin uap merupakan penemuan sangat penting yang mendorong penjelajahan bangsa-bangsa Barat.
2. kompas, digunakan sebagai alat penunjuk arah dalam perjalanan penjelajajahn Samudra.
3. Mesin pemintal.
4. Mesiu atau bahan peledak, yang digunakan sebagai senjata untuk menaklukkan bangsa lain.
Penemuan-penemuan tersebut memicu bangsa-bangsa Barat untuk melakukan berbagai petualangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar